Rabu, 24 Oktober 2012

BERITA UNTUK SMA N 13 JAKARTA

Hari ini, Rabu, 24  Oktober 2012, tiba-tiba mucul berita di media online yaitu detik.com yang memberitakan bahwa orang tua harus membayar Rp. 40 juta untuk masuk diterima di SMAN 13 Jakarta. Untuk bisa bersekolah di SMAN 13 Jakarta sebagai sekolah negeri memiliki aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Apalagi di tahun 2012 ini program pemerintah wajib belajar 12 tahun sudah dijalankan. atau dengan kata lain sekolah di DKI Jakarta untuk SD, SMP dan SMA GRATIS>>>>>.

Inilah berita yang menghebohkan itu.

Rabu, 24/10/2012 10:05 WIB

Hari ke-9 Jokowi

Panggil Jokowi di Senen: Pak, Anak Saya Masuk SMA Rp 40 Juta!

Sukma Indah Permana - detikNews
Jakarta Maulana (50) memanggil-manggil nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang akan memasuki mobil usai sidak di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Jokowi pun menoleh dan mendengarkan curhat Maulana yang anaknya masuk SMA dengan biaya fantastis.

"Pak Jokowi, Pak Jokowi! Anak saya masuk SMA 13, biayanya Rp 40 juta," teriak Maulana di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2012).

Jokowi yang sedang berjalan kaki usai sidak dan semula tidak mendengar ada yang memanggilnya, lalu menghentikan langkahnya. Dia pun menoleh ke arah belakang dan mendengarkan curahan hati Maulana.

"SMA 13 mana Pak?" tanya Jokowi.
"SMA 13 Jakarta Utara Pak," jawab Maulana yang mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana jins ini.

"Oh ya Pak, ya Pak," kata Jokowi.
Lantas Jokowi menyuruh ajudan yang merangkap asisten untuk mencatat keluhan Maulana. Sementara Jokowi masuk ke mobil yang diakuinya sebagai mobil sewaan.

Setelah selesai, Maulana mengucapkan terima kasih. Mobil Jokowi pun melaju. Dua motor Vooridjer Dishub DKI mengikuti dari belakang.



dan ini tanggapannya:

Rabu, 24/10/2012 15:10 WIB  

Guru SMA 13: Pungutan Rp 40 Juta Kemungkinan Kelas Internasional               

Nograhany Widhi K - detikNews
Jakarta Seorang bapak, Maulana (50) memberi tahu Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, keluhan dirinya yang harus membayar uang masuk SMA 13 sebesar Rp 40 juta. Guru SMA 13 Retno Listyarti menegaskan tidak ada pungutan sampai jumlah itu. Bila ada, kemungkinan itu untuk kelas internasional.

"Nggak benar. Rp 40 Juta itu hitungan dari mana? Saya ini orang kritis, kalau sekolah saya nggak benar, saya akan ngomong," ujar guru SMA 13 yang juga Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI), Retno Listyarti, ketika dihubungi detikcom, Rabu (24/10/2012).

Retno menjelaskan, berdasarkan biaya tahun lalu, SMA 13 memiliki 2 kategori kelas. Pertama, kelas Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) yang tahun lalu uang masuk (Iuran Peserta Didik Baru/IPDB) sebesar Rp 7,5 juta dan Iuran Bulanan Rp 600 ribu. Namun setelah ada subsidi dari pemerintah untuk iuran bulanan sebesar Rp 400 ribu, iuran bulanan yang dibayarkan menjadi Rp 200 ribu.

Kedua, kelas internasional. Kelas ini merupakan ketentuan dari Kemendiknas bila sudah memiliki RSBI harus membuka kelas internasional. Menurut Retno, sudah ada ketentuan di tingkat Dinas Pendidikan DKI bahwa pembayaran kelas ini minimal Rp 31 juta per tahun.

"Tapi itu nggak pakai bayar iuran bulanan lagi. Ada ketentuannya nggak boleh kurang dari sekian juga, dan kalau tak salah hanya minimum tak ada maksimumnya. Nah bila keluhan bapak itu benar, kemungkinan itu kelas internasional," kata Retno yang tidak setuju dengan penggolongan kelas-kelas ini.

Untuk tahun ini, menurut Retno, sekolahnya belum memungut sepeser pun pada orang tua murid. Pihak sekolah khawatir karena sekarang ditegaskan tak boleh memungut biaya sepeser pun pada peserta didik.

"Kalau kelas internasional semuanya memang mahal. Saya juga pernah nentang, saya juga nggak setuju sebagai guru itu kebijakan pemerintah pusat. Dugaan saya puluhan juta yang dimaksud itu kelas internasional, saya yakin banget," tutur alumni SMA 13 ini.

Di satu sisi, subsidi pemerintah yang sebesar Rp 400 ribu per murid belum juga turun. Jadi banyak guru honorer belum dibayar gajinya.

Sebelumnya, Maulana memanggil-manggil nama Joko Widodo (Jokowi) yang akan memasuki mobil usai sidak di Pasar Senen, Jakarta Pusat. Jokowi pun menoleh dan mendengarkan curhat Maulana yang anaknya masuk SMA dengan biaya fantastis.

"Pak Jokowi, Pak Jokowi! Anak saya masuk SMA 13, biayanya Rp 40 juta," teriak Maulana di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (24/10/2012).

Lantas Jokowi menyuruh ajudan yang merangkap asisten untuk mencatat keluhan Maulana. Sementara Jokowi masuk ke mobil yang diakuinya sebagai mobil sewaan.

Setelah selesai, Maulana mengucapkan terima kasih. Mobil Jokowi pun melaju. Dua motor Vooridjer Dishub DKI mengikuti dari belakang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar